Istilah Esports yang Sering Muncul di Siaran
Draft, pick-ban, meta, throw, dan puluhan istilah lain yang dipakai kaster esports, dijelaskan singkat dengan contoh supaya siaran lebih mudah kamu ikuti.
Kaster berbicara cepat, dan setengah kosakatanya tidak ada di kamus mana pun. Bagi penonton baru, ini penghalang terbesar — bukan permainannya yang sulit dipahami, melainkan bahasanya.
Artikel ini bagian dari Dunia Esports Indonesia dari Nol, dan mengumpulkan istilah yang paling sering muncul beserta arti praktisnya.
Sebelum pertandingan dimulai
Draft / pick-ban — tahap kedua tim bergantian melarang dan memilih karakter atau peta. Sering menentukan hasil sebelum satu ronde pun dimainkan.
Ban — melarang sebuah pilihan supaya tidak bisa dipakai siapa pun di pertandingan itu. Biasanya untuk menutup kekuatan andalan lawan.
Counter-pick — memilih sesuatu khusus untuk melawan pilihan lawan yang sudah dikunci.
Comp / komposisi — gabungan karakter yang dipilih satu tim, dan bagaimana mereka saling melengkapi.
Meta — kumpulan strategi yang dianggap paling kuat saat ini. Berubah setiap kali ada pembaruan keseimbangan, dan tim yang lambat menyesuaikan akan tertinggal. Bagaimana pembaruan mengubah meta dibahas di Update dan Patch Note Game Terbaru.
Saat pertandingan berjalan
Objektif — target di peta yang memberi keuntungan besar kalau direbut. Pertandingan tingkat tinggi hampir selalu berputar di sekitar ini, bukan di sekitar jumlah pemain yang tumbang.
Rotasi — perpindahan pemain dari satu area ke area lain untuk mengamankan posisi atau membantu rekan.
Tempo — seberapa cepat sebuah tim memaksakan permainan. Tim bertempo tinggi terus menekan; tim bertempo lambat menunggu lawan melakukan kesalahan.
Peek / trade — istilah khas game tembak-menembak. Peek adalah menampakkan diri untuk menembak; trade adalah membalas kematian rekan dengan segera agar pertukarannya tidak merugikan.
Engage / disengage — memulai pertarungan, dan menarik diri dari pertarungan yang tidak menguntungkan. Tahu kapan mundur biasanya lebih sulit daripada tahu kapan menyerang.
Menilai keadaan
Snowball — keunggulan kecil yang membesar dengan sendirinya karena setiap keuntungan memudahkan keuntungan berikutnya.
Stomp — kemenangan yang sangat sepihak.
Clutch — memenangkan situasi yang hampir mustahil, biasanya seorang diri melawan beberapa lawan.
Throw — kehilangan keunggulan besar karena kesalahan sendiri. Perlu dicatat: peristiwa yang sama sering disebut throw oleh pendukung tim yang unggul dan comeback oleh pendukung lawan. Keduanya menggambarkan kejadian yang identik dari sudut pandang berbeda.
Tilt — kondisi mental menurun setelah kekalahan beruntun, sehingga keputusan jadi buruk. Ini masalah nyata bahkan di tingkat profesional, dan cara mengatasinya dibahas di Kumpulan Panduan Game.
Seputar kompetisi
| Istilah | Arti singkat |
|---|---|
| Bo3 / Bo5 | Best of — jumlah maksimal pertandingan dalam satu seri |
| Upper / lower bracket | Bagan atas dan bagan bawah di double elimination |
| Seeding | Penempatan tim di bagan berdasarkan peringkat sebelumnya |
| Group stage | Fase grup sebelum babak gugur |
| Tiebreaker | Pertandingan tambahan untuk memutus posisi yang seri |
| Roster | Daftar pemain resmi sebuah tim |
| Sub | Pemain cadangan |
| Scrim | Pertandingan latihan antar-tim, tidak dihitung resmi |
Penjelasan lengkap tentang bagan dan sistemnya ada di format turnamen esports.
Seputar pemain dan peran
IGL — singkatan dari in-game leader, pemain yang memimpin panggilan strategi saat pertandingan berlangsung. Statistiknya sering biasa saja karena tugasnya bukan mencetak angka.
Carry — pemain yang diberi sumber daya lebih supaya bisa menentukan hasil di fase akhir.
Support — pemain yang mengorbankan angka pribadi untuk memudahkan rekan setimnya.
Entry — pemain yang masuk lebih dulu ke area berbahaya untuk membuka informasi dan ruang.
Shot-caller — orang yang memutuskan langkah berikutnya. Kadang sama dengan IGL, kadang berbeda tergantung situasinya.
Pembagian peran yang lebih lengkap, termasuk staf di luar pemain, ada di struktur tim esports.
Istilah yang sering disalahpahami
Beberapa kata dipakai dengan arti berbeda oleh penonton dan oleh orang di dalam skena:
“Meta” bukan berarti curang. Bermain sesuai meta artinya memakai pilihan yang memang paling kuat saat ini, dan itu wajar di kompetisi. Yang sering dikeluhkan penonton sebenarnya bukan metanya, melainkan keseimbangan yang belum diperbaiki.
“Scrim” bukan pertandingan resmi. Hasilnya tidak dihitung dan sering dipakai tim untuk menguji strategi aneh. Menilai kekuatan tim dari hasil scrim yang bocor hampir selalu keliru.
“Roster move” tidak selalu berarti masalah. Pergantian pemain adalah bagian normal dari musim kompetitif, bukan pertanda tim sedang runtuh.
“Nerf” dan “buff” — melemahkan dan menguatkan sesuatu lewat pembaruan. Keduanya keputusan pengembang, bukan tindakan pemain.
Cara belajar istilah tanpa menghafal
Jangan membuka daftar ini sebelum menonton. Kosakata melekat jauh lebih cepat lewat contoh nyata daripada lewat hafalan.
Yang berguna: saat menonton, catat satu atau dua istilah yang berulang dan terasa penting. Cari artinya setelah siaran selesai. Lima pertandingan kemudian, sebagian besar kosakata ini akan terasa wajar tanpa kamu sengaja menghafalnya.
Kalau kamu baru mulai, cara mulai menonton esports membahas urutan langkah yang lebih lengkap. Untuk memahami siapa yang memakai istilah-istilah ini di siaran, ada peran kaster dan analis.
Yang perlu diingat
Istilah esports terdengar rumit karena padat, bukan karena sulit. Masing-masing adalah singkatan dari gagasan yang sebenarnya sederhana. Begitu beberapa yang paling sering muncul sudah kamu kenali, sisanya akan terpungut sendiri sambil menonton.